Analisis Efektivitas Biaya Terapi Antihipertensi pada Pasien Rawat Inap Covid-19 dengan Hipertensi di RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta

Fatimah, Fitri Andriani and Nilansari, Anis Febri and Wahid, Rahmat A Hi (2022) Analisis Efektivitas Biaya Terapi Antihipertensi pada Pasien Rawat Inap Covid-19 dengan Hipertensi di RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Islam, 11 (2). pp. 47-56. ISSN 2615-8345

[thumbnail of 2022_Artikel Fitri_Analisis Efektivitas Biaya Terapi Antihipertensi.pdf] Text
2022_Artikel Fitri_Analisis Efektivitas Biaya Terapi Antihipertensi.pdf

Download (415kB)

Abstract

Hipertensi merupakan komorbid terbanyak pada pasien COVID-19, yaitu sebesar 50,5%, diikuti oleh diabetes melitus sebesar 34,5% dan penyakit jantung sebesar 19,6%. Sebagian besar pasien hipertensi memiliki tekanan darah yang tidak terkontrol dengan terapi tunggal, sementara biaya pengobatan terus meningkat setiap tahunnya. Adanya komorbid hipertensi pada pasien COVID-19 berdampak pada peningkatan biaya perawatan, dengan rata-rata biaya tertinggi terdapat pada biaya farmasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis untuk mengetahui obat antihipertensi yang paling cost-effective (efektif dari segi biaya) dan mampu memberikan luaran terapi terbaik, khususnya selama pandemi COVID-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan terapi antihipertensi yang paling cost-effective pada pasien hipertensi dengan COVID-19 selama periode 2020–2022 di Rumah Sakit Panembahan Senopati, Bantul, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian non-eksperimental dengan desain deskriptif analitik. Data dikumpulkan secara retrospektif berdasarkan rekam medis, hasil pemeriksaan laboratorium, serta data harga obat yang berlaku di instalasi rumah sakit. Analisis efektivitas biaya dilakukan dengan membandingkan rata-rata biaya medis langsung terhadap persentase pasien yang tekanan darahnya mencapai target berdasarkan parameter ACER dan dinyatakan sembuh (berdasarkan hasil pemeriksaan swab atau PCR yang menunjukkan hasil negatif). Hasil penelitian terhadap 63 pasien COVID-19 dengan hipertensi menunjukkan bahwa golongan obat antihipertensi yang paling cost-effective untuk terapi monoterapi hipertensi adalah golongan CCB. Kombinasi dua golongan antihipertensi yang paling cost-effective adalah ARB dan diuretik. Sementara itu, kombinasi tiga golongan antihipertensi yang paling cost-effective adalah kombinasi BB, ACEI, dan diuretik.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Hipertensi; COVID-19; CEA; cost-effective
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Industri Halal > S1 Farmasi
Depositing User: Tia Dyan Wilujeng
Date Deposited: 06 Jul 2026 06:51
Last Modified: 06 Jul 2026 06:51
URI: http://repository.unu-jogja.ac.id/id/eprint/811

Actions (login required)

View Item
View Item