Evaluasi Penggunaan Terapi Obat Antinyeri pada Pasien Diabetik Neuropatik di Instalasi Rawat Jalan RSU Queen Latifa Kulon Progo

Rivani, Sinta and Faízah, Nurul and Hasanudin, Muhammad Nurul (2024) Evaluasi Penggunaan Terapi Obat Antinyeri pada Pasien Diabetik Neuropatik di Instalasi Rawat Jalan RSU Queen Latifa Kulon Progo. Jurnal Farmasi Indonesia, 2 (1). pp. 40-49. ISSN 3025-907X

[thumbnail of 2024_Artikel Jurnal Faiza_Evaluasi Penggunaan Terapi Obat Antinyeri.pdf] Text
2024_Artikel Jurnal Faiza_Evaluasi Penggunaan Terapi Obat Antinyeri.pdf

Download (407kB)

Abstract

Diabetik neuropatik adalah nyeri neuropatik yang umum terjadi pada penderita diabetes karena kerusakan pada sistem saraf pusat dan perifer. Prevalensi neuropati perifer pada penderita diabetes cukup tinggi, dengan 50% populasi orang dewasa menderita diabetes tipe 1 dan tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui demografi pasien diabetes neuropatik, profil terapi obat pasien diabetes neuropatik menggunakan obat tunggal atau kombinasi serta mengevaluasi penggunaan obat antinyeri pada pasien diabetik meuropatik berdasarkan tepat dosis serta untuk mengetahui outcome terapi yang didapatkan oleh pasien diabetik neuropatik. Jenis penelitian ini adalah observasional deskriptif dan dilakukan secara prospektif terhadap pasien DM tipe 2 dengan komplikasi diabetik neuropatik yang memenuhi kriteria inklusi dan dilaksanakan pada bulan Juni – Agustus 2023. Penelitian ini melibatkan 12 pasien diabetik neuropatik yang memiliki keluhan nyeri. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa dari usia pasien tertinggi yaitu 4655 tahun sebanyak 6 pasien (50%), jenis kelamin pasien perempuan 6 pasien (50%) dan laki-laki 6 pasien (50%). Pasien diabetik neuropatik memiliki penyakit penyerta hipertensi 6 pasien (75%), dislipidemia 2 pasien (25%). Pasien yang menerima terapi obat antinyeri tunggal 5 pasien (41,67%) dan obat antinyeri kombinasi 7 pasien (58,33%), 5 pasien yang diberikan obat antinyeri tunggal mengalami perbaikan kondisi, sedangkan 6 pasien yang diberikan obat antinyeri kombinasi mengalami perbaikan kondisi dan pada 1 pasien yang diberikan obat antinyeri kombinasi tidak mengalami perbaikan kondisi.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Evaluasi, Outcome terapi, Antinyeri, Diabetik neuropatik, RSU Queen Latifa Kulon Progo
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Industri Halal > S1 Farmasi
Depositing User: Tri Yuliani
Date Deposited: 02 Jul 2026 07:45
Last Modified: 02 Jul 2026 07:45
URI: http://repository.unu-jogja.ac.id/id/eprint/801

Actions (login required)

View Item
View Item