Hubungan Tingkat Pengetahuan Penggunaan Obat Batuk OTC (Over The Counter) dengan Faktor Demografi pada Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta

Hidayati, Listiana and Yogananda, Amrina Amalia (2021) Hubungan Tingkat Pengetahuan Penggunaan Obat Batuk OTC (Over The Counter) dengan Faktor Demografi pada Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta. Majalah Farmaseutik, 17 (1). ISSN 2614-0063

[thumbnail of 2020-Artikel Jurnal Amrina-Hubungan Tingkat Pengetahuan Penggunaan Obat.pdf] Text
2020-Artikel Jurnal Amrina-Hubungan Tingkat Pengetahuan Penggunaan Obat.pdf

Download (348kB)

Abstract

Batuk merupakan upaya pertahanan paru terhadap berbagai rangsangan yang ada dan refleks
fisiologis yang melindungi paru dari trauma mekanik, kimia dan suhu. Batuk merupakan gejala
tersering penyakit pernapasan dan masalah yang sering kali dihadapi dokter dalam praktik seharihari

di Indonesia. Pengobatan batuk biasanya dilakukan dengan pengobatan sendiri atau
swamedikasi. Swamedikasi biasanya dilakukan untuk mengatasi keluhan-keluhan dan penyakit
ringan yang dialami seseorang dengan menggunakan obat herbal, obat tradisional maupun modern
dengan tanpa adanya intervensi dari tenaga medis seperti dokter. Pengetahuan swamedikasi sendiri
kemungkinan berhubungan dengan faktor demografi seperti kluster, tahun angkatan, dan jenis
kelamin. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat batuk pada
responden, gambaran tingkat pengetahuan responden serta hubungan faktor demografi dengan
tingkat pengetahuan responden dalam penggunaan obat batuk. Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif analitik bersifat non-eksperimental melalui penyebaran kuesioner. Kuesioner yang berisi
24 pertanyaan terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitasnya. Penelitian dilakukan di Universitas
Nahdlatul Ulama Yogyakarta. Jumlah sampel yang digunakan adalah 319 responden. Data primer
selanjutnya dianalisis secara deskriptif dan analisis bivariat dengan Chi-Square test. Hasil penelitian
menunjukkan gambaran tingkat pengetahuan responden dikelompokkan menjadi 3 kategori yaitu
baik, sedang, dan kurang. Berdasarkan hasil uji bivariat diketahui faktor klaster berhubungan dengan
tingkat pengetahuan mengenai penggunaan obat batuk dengan nilai p ≤ 0,05. Tahun angkatan dan
jenis kelamin tidak memiliki hubungan dengan tingkat pengetahuan responden mengenai
penggunaan obat batuk.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Pengetahuan; Obat Batuk; Swamedikasi
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Industri Halal > S1 Farmasi
Depositing User: Tri Yuliani
Date Deposited: 01 Jul 2026 04:59
Last Modified: 01 Jul 2026 08:12
URI: http://repository.unu-jogja.ac.id/id/eprint/796

Actions (login required)

View Item
View Item